SKEMA STATUS PARADIGMATIK SOSIOLOGI MENURUT GEORGE RITZER (1980, 2000)

SKEMA STATUS PARADIGMATIK SOSIOLOGI
MENURUT GEORGE RITZER (1980, 2000)

ARAH TEORI SOSIOLOGI

TEORI SOSIOLOGI

l      Bermaksud mengungkap aspek logik masyarakat dan menemukan satu perbendaharaan kata yang dianggap benar dan mencerminkan totalitas/kosmos sosial

l      Ide-ide dalam Teori Sosiologi diklaim berasal dari refleksi diri kemanusiaan sebagai mahluk sosial

l      Berusaha mencari dan menemukan bahasa universal: suatu penilaian konseptual yang dapat menetapkan kebenaran bagi seluruh bahasa sosial

BEBERAPA CONTOH
TEORI SOSIOLOGI

l     The Rules of Sociological Method (Emile Durkheim, 1895)

l     Economy and Society (Max Weber, 1921)

l     The Structure of Social Action; The Social System (Talcott Parsons, 1937; 1951)

l     Sociology, A Multiple Paradigm Science (George Ritzer, 1980)

TEORI SOSIOLOGI DITUJUKAN:

l      Menemukan satu bahasa yang benar dan mencerminkan semesta sosial

l      Mengabstrasikan konflik sosial untuk direfleksikan kepada kondisi masyarakat di mana saja

l      Mengartikulasikan bahasa tindakan sosial, konflik, dan perubahan secara umum

l      Menambah stock of human knowledge dengan harapan hal tersebut dapat membawa pencerahan dan kemajuan sosial

l      Mempelajari hukum-hukum sosial dan struktur tindakan sosial. Dengan demikian Teori Sosiologi mesti mampu melepaskan keterikatan kontekstualnya agar dapat mengartikulasikan kondisi humanitas yang universal.

TEORI SOSIAL

l      Dikembangkan dalam bentuk narasi sosial yang luas

l      Berkenaan dengan kisah-kisah tentang suatu perkembangan, krisis,

l      Berkaitan langsung dengan konflik sosial dan debat publik kontemporer

l      Berkaitan dengan pertimbangan moral dan keinginan untuk membentuk sejarah

l      Bertujuan untuk menjelaskan peristiwa sosial dan mempengaruhi hasilnya dengan jalan mengilhami aktor-aktor, tindakan-tindakan, dan lembaga-lembaga sosial yang ada di dalamnya.

BEBERAPA CONTOH TEORI SOSIAL

l      The Communist Manifesto (Karl Marx, 1848)

l      The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism (Max Weber, 1903)

l      The Division of Labor in Society; Suicide (Emile Durkheim, 1893; 1897)

l      The McDonaldization of Society (George Ritzer, 2000)

HARAPAN POSMODERN:
NARASI SOSIAL SARAT MORAL

u    Fondasi konseptual Teori-Teori Sosiologi sarat dengan karakter lokal dan etnosentris

u    Teori-teori perlu dibawa kepada rasionalitas lokal-pragmatik sebagai pendekatan konseptualnya:

bukan mempertanyakan karakter realitas atau pengeta-huan di hadapan pertentangan strategi konseptual (meta-teorisasi) melainkan mengevaluasi pertentangan tersebut dari sisi konsekuensi moral, intelektual, sosial, dan politiknya. Dengan demikian, Posmodern mengubah perdebatan dari rasionalitas kebenaran dan abstraksi kepada konsekuensi-konsekuensi sosial dan intelektual.

l    Tuntutan untuk menemukan fondasi konseptual dalam perkembangan Teori Soiologi melahirkan totalisasi kerangka konseptual yang tidak berbatas ruang dan waktu.

l    Hal itu menyesatkan oleh sebab konsep, premis, model penjelasan, dan rasionalisasi metateorisnya sesungguhnya merupakan proyek lokal dan etnosentris.

l    Proyek lokal dan etnosentris tersebut akan tampak jika aspek fondasionalnya kita kesampingkan: ide teoritik Marx akan menyisakan kisah-kisah perkembangan dan krisis; ide teoritik Durkheim akan menyisakan kisah tentang perkembangan modernitas Barat

l      Jika Teori Sosiologi dan Sosial harus kembali kepada fungsinya sebagai narasi sosial maka bentuk narasinya mesti berbeda dengan apa yang telah dilakukan oleh para Founding Fathers

l      Narasi sosial Posmodern: EVENT-BASED dan DENSELY CONTEXTUAL.

CATATAN PRAKTIS

•      Penelitian sosiologis memberi peluang untuk dilakukan secara metateoris maupun empiris

•      Fungsi teori dalam tulisan ilmiah: menjelaskan obyek/subyek kajian dan mendapatkan legitimasi ilmiah

•      Pemanfaatan teori dalam penelitian disesuaikan dengan asumsi logis peneliti

Pos ini dipublikasikan di TEORI SOSIOLOGI. Tandai permalink.

Satu Balasan ke SKEMA STATUS PARADIGMATIK SOSIOLOGI MENURUT GEORGE RITZER (1980, 2000)

  1. aditya berkata:

    sosiologi banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s